Telah dilihat sebanyak

INSTRUKSI KERJA PENYIMPANAN TABUNG GAS BERTEKANAN

1. TUJUAN

1.1 Instruksi kerja ini bertujuan untuk memberikan petunjuk kepada karyawan tentang cara penyimpanan tabung gas bertekanan yang benar sehingga mencegah terjadinya kecelakaan akibat kesalahan dalam penyimpanan tersebut.

2. STANDAR PENYIMPANAN

2.1 Tabung dalam keadaan baik

2.2 Tempat penyimpanan aman, kering dan cukup baik ventilasinya

2.3 Tabung harus dalam keadaan berdiri

2.4 Tabung yang berisi dan kosong harus dalam keadaan terpisah

2.5 Ruangan lantai dalam keadaan rata

3 INSTRUKSI KERJA

3.1 Menerima tabung gas bertekanan dari suplier, tabung harus dalam kondisi fisiknya baik.

3.2 Memastikan tabung tersimpan / terpakai dalam keadaan berdiri kondisi lantai rata, ruangan aman, kering, diperkirakan tidak menimbulkan korosi dan cukup ventilasi.

3.3 Memastikan tabung yang disimpan yang isi dan yang kosong terpisah

3.4 Memastikan tempat penyimpanan tabung gas bertekanan tidak digunakan bersamaan dengan kepentingan lain.

3.5 Menyimpan tabung gas yang mudah terbakar (flammable gases, seperti acetylene, LPG, dll) harus dipisahkan dari tempat tabung gas oxygen minimal dalam jarak 6 m jika jarak minimal tidak terpenuhi harus dibuat didinding pemisah tahan api.

3.6 Menyimpan maximum gas bertekanan mudah terbakar yang boleh disimpan dalam ruangan adalah 56 m3 (2.000 cubic feet). Jika jarak minimal tidak terpenuhi, harus disimpan didalam bangunan khusus (spesifikasinya sesuai standar NFPA yang relevan)

3.7 Instalasi listrik harus sesuai dengan kaidah klasifikasi daerah berbahaya, jalur kabel harus diberi konduit/pipa, sakelar jenis kedap dipasang di luar ruangan dan lampu di dalam ruangan sedapat mungkin jenis kedap.

3.8 Penyimpanan tabung gas bertekanan harus kokoh dan stabil sehingga tidak akan terjatuh, mengguling atau menyentuh benda keras

Tidak ada komentar: